Gita Tamara(190141582)UAS KONSEP DASAR MATEMATIKA
Nim : 190141582
Kelas : 2B PGSD
Mata Kuliah : Konsep Dasar Matematika
1. 1. Tentukan himpunan penyelesaian
pertidaksamaan ini:
a. x2
- 5x – 14 < 0
Jawaban:
Sebelum menentukan akar dari
pertidaksamaan kuadrat yang memenuhi, terlebih dahulu tentukan pembuat nol dari
x2 – 5x – 14 < 0 menjadi x2
– 5x – 14 = 0
x2 – 5x – 14 = 0
(x – 7) (x + 2) = 0
x – 7 = 0
x = 7
atau
x + 2 = 0
x = -2
Untuk mengetahiu nilai masing-masing
daerah, subtitusikan ke pertidaksamaan kuadrat diatas.
x = 0
x2 – 5x – 14 = 0
02 – 5 (0) – 14 = -14
Jadi daerah himpunan penyelesaian
Jadi, himpunan penyelesaian pertidaksamaan x2 – 5x – 14 < 0 yaitu -2 < x < 7
b. x2
+ 4x – 21 > 0
Jawaban:
Sebelum menentukan akar dari
pertidaksamaan kuadrat yang memenuhi, terlebih dahulu tentukan pembuat nol dari
x2 + 4x – 21 > 0 menjadi x2
+ 4x – 21 = 0
x2 + 4x – 21 = 0
(x + 7) (x – 3)
x + 7 = 0
x = -7
atau
x – 3 = 0
x = 3
Untuk mengetahiu nilai masing-masing daerah, subtitusikan ke pertidaksamaan kuadrat diatas.
Misal x = 0
x2 + 4x – 21 = 0
02 + 4(0) – 21 = -21
Misal x = 4
x2 + 4x – 21 = 0
42 + 4(4) – 21 = 11
Misal x = -8
-82 + 4(-8) – 21 = 11
Jadi daerah himpunan penyelesaian
Jadi, himpunan penyelesaian pertidaksamaan x2 + 4x – 21 > 0 yaitu x < -7 dan x > 3
c. x2 - 6x + 9 ≥ 0Jawaban:
Sebelum menentukan akar dari
pertidaksamaan kuadrat yang memenuhi, terlebih dahulu tentukan pembuat nol dari
x2 - 6x + 9 ≥ 0 menjadi x2
- 6x + 9 = 0
x2 - 6x + 9 = 0
(x – 3) (x - 3)
x – 3 = 0
x = 3
atau
x – 3 = 0
x = 3
Untuk mengetahiu nilai masing-masing
daerah, subtitusikan ke pertidaksamaan kuadrat diatas.
Misal x = 3
x2 - 6x + 9 = 0
32 – 6 (3) + 9 = 0
9 – 18 + 9 = 0
Misal x = 2
x2 - 6x + 9 = 0
22 – 6(2) + 9 = 0
4 – 12 + 9 = 1
Misal x = 4
x2 - 6x + 9 = 0
42 – 6 (4) + 9 = 0
16 – 24 + 9 = 1
Jadi, himpunan penyelesaian pertidaksamaan x2 - 6x + 9 ≥ 0 yaitu x ≤ 3 atau x ≥ 3
Contoh
:
A = { 3, 5, 7, 9}
Maka himpunan semesta yang mungkin adalah
S = {bilangan ganjil}
S = {bilangan asli}
S = {Bilangan Cacah}
S = {bilangan real}.
G={1,2,3,4}
N={1,2,3,4,5,6}
Setiap anggota dari himpunan N merupakan anggota himpunan G, maka dapat dinotasikan G ⊂ N atau N ⊃ G
c. Himpunan
kosong
B adalah himpunan bilangan ganjil yang habis
dibagi dua. Karena tidak ada bilangan ganjil yang habis dibagi dua, maka A
tidak memiliki anggota sehingga merupakan himpunan kosong. Ditulis menjadi B =
{ } atau B = Ø.






Komentar
Posting Komentar